Jumat, 11 Juli 2014

RESI BISMA

Resi Bisma adalah nama Dewabrata setelah menjadi pendeta. Dalam perang Bharatayuda ia memihak Astina, diangkat sebagai panglima dan berhadapan dengan Dewi Srikandhi, putri Cempa-lareja dan pahlawan Pandhawa. Putri inilah yang menjadi lawan Bisma dalam perang Bharatayuda. Maka tewaslah Resi Bisma terkena anak panah putri tersebut, sebagaimana diramalkan oleh Dewi Ambika sebelum ia mati.
Resi Bisma bermata kendondongan, berhidung dan bermulut setnbada, serba lengkap, berkumis dan berjenggot, berkumis dan berjenggot, bersongkok dan berjamang dengan garuda membelakang, berbaju, berselendang, dan bersepatu yang semuanya menandakan, bahwa ia seorang pendheta, tanganya yang bergerak hanya di depan. Tampak pada wajahnya, bahwa pendeta ini pemarah.

Sifat-sifat pemberani dan pemarah wayang dapat ditilik tidak hanya dari wajahnya, melainkan juga dari cat mukanya. Cat muka merah jambu menandakan ia pemarah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar